TUGAS PENGANTAR BISNIS
Indofood CBP Sukses Makmur
Sejarah dan Jenis Usaha
10 Oktober 2017
Sejarah PT Indofood CBP Sukses
Makmur Tbk. PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk. merupakan salah satu perusahaan
mie instant dan makanan olahan terkemuka di Indonesia yang menjadi salah satu
cabang perusahaan yang dimiliki oleh Salim Group. Pada awalnya, PT Indofood CBP
Sukses Makmur Tbk. adalah perusahaan yang bergerak dibidang pengolahan makanan
dan minuman yang didirikan pada tahun 1971. Perusahaan ini mencanangkan suatu
komitmen untuk menghasilkan produk makanan bermutu, aman, dan halal untuk
dikonsumsi. Aspek kesegaran, higienis, kandungan gizi, rasa, praktis, aman, dan
halal untuk dikonsumsi senantiasa menjadi prioritas perusahaan ini untuk
menjamin mutu produk yang selalu prima. Akhir tahun 1980, PT Indofood CBP
Sukses Makmur Tbk. mulai bergerak di pasar Internasional dengan mengekspor mi
instan ke beberapa negara ASEAN, Timur Tengah, Hongkong, Taiwan, China,
Belanda, Inggris, Jerman, Australia, dan negara-negara di Afrika.PT Indofood
CBP Sukses Makmur Tbk. Cabang Bandung didirikan pada bulan Mei 1992 dengan nama
PT Karya Pangan Inti Sejati yang merupakan salah satu cabang dari PT Sanmaru
Food Manufcturing Company Ltd. yang berpusat di Jakarta dan mulai beroperasi
pada bulan Oktober 1992. Pada saat itu jumlah karyawan yang ada sebanyak 200
orang yang dibagi menjadi dua shift dan memiliki peralatan produksi sebanyak 3
line. Setiap line mempunyai kapasitas produksi sebanyak 18.000 pcs/jam, pada
tahun 1993 penggunaan mesin meningkat menjadi 8 line dan pada tahun 1994
meningkat menjadi 10 line mesin. Sampai saat ini telah beroprasi 14 line.
Pada tahun 1994, terjadi
penggabungan beberapa anak perusahaan yang berada di lingkup Indofood Group,
sehingga mengubah namanya menjadi PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk. yang
khusus bergerak dalam bidang pengolahan mie instan. Divisi mie instan merupakan
divisi terbesar di Indofood dan pabriknya tersebar di 15 kota, diantaranya
Medan, Pekanbaru, Palembang, Tangerang, Lampung, Pontianak, Manado, Semarang,
Surabaya, Banjarmasin, Makasar, Cibitung, Jakarta, Bandung dan Jambi, sedangkan
cabang tanpa pabrik yaitu Solo, Bali dan Kendari. Hal ini bertujuan agar produk
yang dihasilkan cukup didistribusikan ke wilayah sekitar kota dimana pabrik
berada, sehingga produk dapat diterima oleh konsumen dalam keadaan segar serta
membantu program pemerintah melalui pemerataan tenaga kerja lokal.
Adanya permintaan yang semakin
meningkat menyebabkan PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk. mengeluarkan kebijakan
untuk meningkatkan kapasitas produksi dengan mendirikan pabrik II pada
September 2007 dengan jumlah produksi 2 line yang memiliki kapasitas 2 kali
lebih besar dibandingkan kapasitas mesin produksi yang terdapat di pabrik I.
Pada akhir tahun 2008 PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk.
memproduksi copack seperti Pop Mi
dengan mengganti salah satu line Pabrik I dengan mesin yang dapat memproduksi
copack. Produk yang dihasilkan kelimabelas pabrik tersebut telah
terstandarisasi secara menyeluruh, diantaranya bahan baku, parameter proses,
mesin/peralatan, manpower (tenaga kerja), dan barang jadi. Standarisasi yang
berlaku di semua pabrik tersebut telah disertifikasi oleh SGS melalui
sertifikasi International Standard Operation (ISO) termasuk PT Indofood CBP
Sukses Makmur Tbk. Selain itu PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk. juga memiliki
Sertifikat Hazard Analysis Critical Control Point (HACCP) dan Sertifikat halal
yang berlaku untuk semua produk internasional. Pada 21 Maret 1998 PT Indofood
CBP Sukses Makmur Tbk. memperoleh sertifikat manajemen mutu ISO versi 9001 yang
diserahkan di Jakarta pada 3 Maret 1999. Kemudian pada 5 Februari 2004 PT
Indofood CBP Sukses Makmur Tbk. diperoleh sertifikasi ISO 9001:2000 (ISO 9001
versi 2000) dari badan akreditasi SGS International of Indonesia.
Hal ini ditunjukan melalui slogan
yang terdapat pada logo Indofood “The Symbol of Quality Foods” atau “Lambang
Makanan Bermutu” yang mengandung konsekuensi hanya produk bermutulah yang
dihasilkan. Produk bermutu tidak hanya dibuat dari bahan baku pilihan, tetapi
diproses secara higienis dan memenuhi unsur kandungan gizi dan halal. PT
Indofood CBP Sukses Makmur Tbk. memiliki orientasi pasar, dimana produksi yang
dilakukan oleh perusahaan disesuaikan dengan permintaan pasar. Perusahaan
selalu berusaha memenuhi kebutuhan konsumen, baik dalam kuantitas maupun
kualitas produk. Oleh karena itu, perusahaan selalu mengembangkan inovasi guna
memenuhi kepuasan pelanggan, khususnya selera konsumen. Produk yang dihasilkan
PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk. divisi mi instan terdiri dari 2 kelompok
besar yaitu : 1. Bag Noodle, yaitu mie instan dalam kemasan bungkus; dan 2. Mie
telor, yaitu mi yang dalam proses pembuatannya tidak digoreng melainkan
dikeringkan.
Karakteristik perusahaan dalam
melakukan kegiatan produksi yang dimiliki PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk.
yakni bersifat mass production, yaitu jenis barang yang diproduksi relatif
sedikit tetapi dengan volume produksi yang besar, permintaan produk
tetap/stabil demikian juga desain produk jarang sekali berubah bentuk dalam
jangka waktu pendek atau menengah. Disamping produksi PT Indofood CBP Sukses
Makmur Tbk. pun turut memperhatikan pemasaran produk sehingga memungkinkan
perusahaan untuk semakin berkembang. Berbgai cara kegiatan promosi dilakukan,
seperti advertising (periklanan) baik itu di media cetak maupun media
elektronik dan papan-papan reklame. Sedangkan kegiatan sales promotion meliputi
pembagian hadiah baik secara langsung maupun tidak langsung melalui
undian-undian berhadiah.
Pemasaran mi instan di PT
Indofood CBP Sukses Makmur Tbk. Bandung dibagi kedalam dua wilayah pemasaran.
Wilayah pemasaran I meliputi Bandung, Purwakarta, dan Sukabumi. Sedangkan untuk
wilayah pemasaran II meliputi Tasikmalaya, Garut, Cirebon, dan Jati Barang.
Tujuan didirikannya PT Indofood
CBP Sukses Makmur Tbk. Bandung :
(1) memperluas bidang
usaha secara terus menerus melalui bidang usaha internal maupun pengembangan
usaha strategis;
(2) mengurangi biaya transportasi;
(3) selalu
meningkatkan kesejahteraan karyawan;
(4) mensuplai daerah lain yang selalu kekurangan persediaan
barang; dan
(5) berperan serta
dalam pelestarian lingkungan hidup dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Kultur perusahaan ini dikenal
dengan nama “CONSISTENT” (Consumer, Innovation, Staff, Excellence, and Team
Work). Sumber kekuatan dalam menghadapi tantangan ini bisa dilihat dari sisi
konsumen, inovasi, karyawan, keunggulan produk dan kerjasama tim. Maksud dari
akronim “CONSISTENT” adalah keberhasilan perusahaan tergantung kepada kepuasan
pelanggan, inovasi merupakan kunci pertumbuhan di masa depan, staff yang handal
merupakan aset terbesar perusahaan, kesempurnaan adalah pandangan hidup
perusahaan, dan kerjasama tim menjadikan perusahaan ini sebagai pemenang.
Dalam beberapa dekade ini PT
Indofood Sukses Makmur Tbk (“Indofood” atau “Perseroan”) telah bertransformasi
menjadi sebuah perusahaan Total Food Solutions dengan kegiatan operasional yang
mencakup seluruh tahapan proses produksi makanan, mulai dari produksi dan
pengolahan bahan baku hingga menjadi produk akhir yang tersedia di pasar. Kini,
Indofood dikenal sebagai perusahaan yang mapan dan terkemuka di setiap kategori
bisnisnya. Dalam menjalankan kegiatan operasionalnya, Indofood memperoleh
manfaat dari ketangguhan model bisnisnya yang terdiri dari empat Kelompok Usaha
Strategis (“Grup”) yang saling melengkapi sebagai berikut:
Produk Konsumen Bermerek (“CBP”). Kegiatan
usahanya dilaksanakan oleh PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (“ICBP”), yang
sahamnya tercatat di Bursa Efek Indonesia (“BEI”) sejak tanggal 7 Oktober 2010.
ICBP merupakan salah satu produsen makanan dalam kemasan terkemuka di Indonesia
yang memiliki berbagai jenis produk makanan dalam kemasan. Berbagai merek
produk ICBP merupakan merek–merek yang terkemuka dan dikenal di Indonesia untuk
makanan dalam kemasan.
Bogasari, memiliki kegiatan usaha utama
memproduksi tepung terigu dan pasta. Kegiatan usaha Grup ini didukung oleh unit
perkapalan dan kemasan.
Kegiatan operasional di bidang agribisnis
dijalankan oleh PT Salim Ivomas Pratama Tbk (“SIMP”) dan PT PP London Sumatra
Indonesia Tbk (“Lonsum”), yang sahamnya tercatat di BEI, serta merupakan anak
perusahaan Indofood Agri Resources Ltd. (“IndoAgri”), yang sahamnya tercatat di
Bursa Efek Singapura. Kegiatan usaha utama Grup ini meliputi penelitian dan
pengembangan, pembibitan, pemuliaan dan pengolahan kelapa sawit hingga produksi
dan pemasaran minyak goreng, margarin dan shortening bermerek. Di samping itu,
kegiatan usaha Grup ini juga mencakup pemuliaan dan pengolahan karet dan tebu
serta tanaman lainnya.
Distribusi, memiliki jaringan distribusi
yang paling luas di Indonesia. Grup ini mendistribusikan hampir seluruh produk
konsumen Indofood dan anak–anak perusahaannya, serta berbagai produk pihak
ketiga.
Lingkungan Perusahaan Areal tanah
yang digunakan PT Indofood CBP Sukses Makmur seluas ±13 hektar (130.000 m2 )
dengan luas bangunan yang digunakan 61.640 m2 . Bangunan yang ada di lokasi ini
diantaranya pabrik, gudang, ruang panel dan diesel, ruang boiler, bengkel,
kantin, mesjid, poliklinik, koperasi, pos satpam, parkir mobil dan motor, waste
treatment dan jalan hotmik. PT Indofood CBP Sukses Makmur mempunyai batas-batas
wilayah sebagai berikut :
1). Sebelah barat berbatasan dengan Kali Cihaur
2). Sebelah timur berbatasan dengan PT Gizindo Prima
Nusantara
3). Sebelah Utara berbatasan dengan Desa Kertamulya
4) Sebelah Selatan berbatasan dengan Desa Cipeundeuy
Pemilihan lokasi pabrik didaerah ini dengan
mempertimbangkan beberapa faktor yaitu :
(1) terletak di kawasan industri;
(2) memiliki letak yang
strategis, karena dekat dengan jalan raya utama dan jalan Tol Padalarang –
Cileunyi sehingga mempermudah dalam pengadaan bahan baku dan pemasaran hasil
produksi;
(3) tersedianya fasilitas
penunjang seperti air, listrik, dan telepon;
(4) tersedianya tenaga kerja dan
bahan baku; dan
(5) untuk memenuhi konsumen
daerah Jawa Barat.
Sejarah Public Relations PT
Indofood CBP Sukses Makmur Tbk. PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk. merupakan
perusahaan yang bergerak di bidang produksi makanan, dari hasil produksi
tersebut disebar dan dijual hingga akhirnya dikonsumsi oleh masyarakat, dalam
penggunaannya tentu tidak semuanya dapat diterima oleh masyarakat, seperti
adanya keluhkan atau rasa tidak puas dalam mengkonsumsi produk tersebut, maka
dari itu diperlukan seorang Humas atau Public Relations untuk mengatasi hal-hal
tersebut, karena ini merupakan tanggung jawab Indofood untuk menjamin mutu
produk Indofood serta menjaga citra yang positif guna eksistensi perusahaan.
Sebelumnya Humas PT Indofood CBP
Sukses Makmur Tbk memilki Jabatan Fungsional tersendiri, akan tetapi semenjak
adanya penggabungan beberapa anak perusahaan pada tahun 1994 yang berada di
lingkup Indofood Group, Humas PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk 10 tidak lagi
berdiri sendiri akan tetapi berada dibawah naungan Manager Personalia (Branch
Personnel Manager).
Pendapatan Indofood
Investa Saran Mandiri memprediksi
pendapatan PT Indofood Sukses Makmur Tbk akan meningkat pada 2016 dibanding
tahun sebelumnya. Analis Investa Saran Mandiri, Kiswoyo Adi Joe, menyebutkan
peningkatan tersebut ada di kisaran 9 persen. "Pendapatannya diprediksi Rp
70 triliun," katanya melalui rilis yang diterima Tempo, Ahad, 12
Juni 2016.
Menurut dia, kenaikan pendapatan
sebesar 9 persen diperkirakan akan konsisten dalam dua tahun ke depan.
Dibanding pada 2015, prediksi pendapatan tahun ini cukup optimistis. Tahun
lalu, emiten berkode INDF ini mengantongi pendapatan Rp 64 triliun.
Kendati pendapatan pada 2015
lebih baik daripada 2014 (Rp 63,59 triliun), dari sisi net profit
terjadi penurunan. Kiswoyo menyebutkan hal itu terjadi karena faktor kurs
rupiah yang mengalami pelemahan. "Bahan baku utama unit bisnis mereka,
gandum, harus impor 100 persen," ucapnya.
Langkah Indofood mulai
mengembangkan bisnis air minum melalui merek dagang Club dinilai positif.
Rencana Indofood berekspansi dengan membangun pabrik mi instan di luar negeri
pun disebut-sebut bakal makin memperkuat perusahaan. Kiswoyo menilai bukan
tidak mungkin Indofood akan menjadi produsen mi instan terbesar di dunia.
Sebelumnya, Indofood dan PT
Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) akan membagikan dividen pada Juni 2016.
Dividen itu berasal dari separuh total laba perseroan pada 2015. Direktur Utama
dan Chief Executive Officer Indofood Anthoni Salim mengatakan nilai saham
dividen INDF sebesar Rp 168 per lembar. Sedangkan nilai ICBP mencapai Rp 256
per lembar.
Lebih lanjut, Kiswoyo
memperkirakan, laba per lembar saham dari Indofood meningkat 50 persen atau
menjadi Rp 459 pada 2016. Menurut dia, keuntungan INDF akan terbantu oleh
kenaikan pesat net profit dari sektor agribisnis.
Hingga 31 Maret 2016, penjualan
neto konsolidasi Indofood tumbuh 10 persen menjadi Rp 16,52 triliun dari Rp
15,02 triliun pada periode yang sama tahun sebelumnya. Kelompok Usaha Strategis
Produk Konsumen Bermerek, Bogasari, Agribisnis, dan Distribusi masing-masing
memberikan kontribusi sekitar 52 persen, 24 persen, 16 persen, dan 8 persen
terhadap penjualan neto konsolidasi.
Alamat Kantor&Pabrik
Alamat Kantor Pusat PT.Indofood:
Alamat PT. Indofood Sukses Makmur
Tbk. Jl.Gatot Subroto Kav 57 No. 101
Jakarta Pusat 12410
Gedung Sudirman Plaza Indofood
Tower
Alamat Perusahan PT.Indofood:
PT Indofood Sukses Makmur Tbk
Sudirman Plaza Indofood Tower
Lantai 27
Jalan Jenderal Sudirman, Kavling
76-78 Jakarta
sumber :
Sejarah dan Jenis Usaha
Pendapatan Indofood
https://bisnis.tempo.co/read/779135/pendapatan-indofood-diprediksi-rp-70-triliun-pada-2016
(10/10/2017)
Alamat
Kantor & Pabrik
Komentar
Posting Komentar